Tahun 2022, Ekonomi Dunia Berada dalam Level Terburuk sejak Era PD II

JENEWA, - Direktur pelaksana Dana Moneter Internasional mengatakan bahwa Ekonomi global menghadapi "ujian terbesarnya sejak Perang Dunia Kedua". Hal itu ia sampaikan pada awal Forum Ekonomi Dunia yang digelar di Davos, Swiss.

Ia menilai konflik di Ukraina telah “memperparah pandemi Covid-19 – krisis di atas krisis – menghancurkan kehidupan, menyeret pertumbuhan ke bawah, dan mendorong inflasi.”

“Tambahkan volatilitas yang meningkat tajam di pasar keuangan dan ancaman perubahan iklim yang berkelanjutan, dan kita menghadapi potensi pertemuan bencana,” katanya dikutip RT.com.

Kepala IMF tersebut menyoroti dampak melonjaknya harga bahan pangan dan energi rumah tangga di seluruh dunia, dengan mengatakan krisis tersebut menciptakan masalah besar bagi "negara-negara dengan rasio utang luar negeri yang tinggi". Menurutnya, negara-negara "rentan" tersebut akan membutuhkan restrukturisasi utang.

Georgieva mendesak negara-negara kaya untuk menurunkan hambatan perdagangan, dan meningkatkan sistem pembayaran lintas batas.

Peringatan IMF datang di tengah kekhawatiran resesi global, dengan produksi China turun tajam karena pembatasan virus corona yang masih ada. Pada saat yang sama, Eropa dan AS kini tengah bergulat dengan krisis energi, dan pasar negara berkembang menghadapi kekurangan bahan pangan sebagai akibat dari adanya sanksi yang dijatuhkan oleh negara barat terhadap Rusia, pemasok komoditas pangan utama global.



sumber: www.jitunews.com